Senin, 25 Maret 2013

Sermon


Ambilan Sibasaon Minggu 3 Februari 2013
Teks : Yakobus 1:12-18
                                                                               Usul Doding: hal No 442:1-2                 
Totap Marhaporsayaon age ibagas Sitaronon
1 Parlobeini
                Hita ganupan, anggo naidah secara keseluruhan surat Yakobus on, dong piga-piga hal naterjadi ibagas goluh ni halak Kristen Jahudi, marhitei ai ma Jakobus sihol mampargogohi janah pasingatkon sidea ase:
·         Totap marhaporsayaon janah marmalas niuhur age ibagas parlajouan
·         Menjadi pelaku Firman, lang pitah sebatas pandei manangar, tapi namaningon taridah ma bani aksi goluh siganup ari.
·         Ulang gabe halak siidah-idah bohi, jaga ibagas na marsahap, sikap na manguhum-uhumi,  ulang marmewah-mewah bani goluh na marlobih-lobih, pakon na paling itekankon Yakobus aima Bersabar ibagas Penderitaan  marhitei haporsayaon na marbuah.
Secara tidak langsung Jakobus sihol manobutkon, on ma persoalan naterjadi itongah-tongah sidea. Bueido do hape parlajouan na roh mandoruh sidea, tapi gatinan ma parlajoan ai humbai diri sandiri marhitei hisap-hisap ni pardagingon. Faktor usia lang manontuhan sahalak jolma bertahan didalam parlajoan, idealni namin pertumbuhan usia akan berdampak pada kematangan dalam berpikir, kematangan pribadi dan rohani, tapi ganupan ai lang selamani terjadi bani jolma. Ibagas goluh siganup ari, halak Kristen hotop do jumpahan parlajoan tanpa mangidah kesiapanta laho menghadapi ai, halani ai takkasi hita ma ahado pesan Yakobus bani  halak na ibagas parlajoan.

2. Hatoranganni
ayat 12: ipukkah do marhitei hata martuah ma halak na natahan bani parlaajouan, sasintongni anggo naidah ma boratni sitaronon na idompakkon jolma sondahan on, borat ope boi hita mangkatahon marmalasniuhur (Bebahagialah).  Halani memang konsep pemikiran ni jolma domma terkunci bani ahado pengaruh parlajouan ai sanggah panorang mangahapkon hassa, ( lang songon panopa Bosi, tiap dibakar dan dan dipukul ternyata untuk membentuk  sesuatu menjadi lebih indah, dan berharga) tanpa melihat jauh kedepan yang menjadi hikmah dari segala ujian itu. Sifat nalang tahan bani parlajouan aima mambahen jolma jadi marsitaronon,  halani ai jakobus sihol pataridahkon kebenaran hubanta, sadokah hita Tahan bani parlajouan ai jaloonta ma sortali hagoluhan.  Anggo sonai sonaha carani ase tahan hita bani parlajoan ai?
Ayat 13-16:  hita nahinarga ni Tuhanta somal do hita mangkatohan bahasa parlajouan ai roh humbai Tuhan, marhitei teks ambilanta on isobut do ternyata parlajouan ai lang humbai Tuhan Naibata  “ Anjaha Ia sandiri lang adong  na ilajou” ternyata parlajouan ai roh humbai uhur pakon hisap-hisap ni uhur. Anggo ididah hita bani parlajouan ni si Job, yang mendatangkan parlajouan aima sibolis. Jadi sumber parlajouan aima nadua hal on,  hisap-hisapni daging  dan pada ujungni magkorhon dosa janah  upah dosa aima hamatean (Rm 6:20). Aido ase isobutkon bani ayat  16, ulang ma nasiam kahou. Domma madabuh itipa tangga use, domma hona lajou, mardosa use. Aido ase ipasingat  halak na ibagas parlajouan ulang sompat mardosa ijaima pataridahononta bahwa kita kuat dan mampu bertahan,  Naibata seng marsuruh hita mangalo parlajoaun ai, tapi pitah bertahan.
Ayat 17-18:  Sibere-bere  na madear anjaha ganup silayak layak na gokan dear  aima naroh hun datas. Hal on menanadahon kemakuasaan Naibata ibagas goluhta, Naibata lang ongga mansura-surahon nalang madear sonai age hamagoan banta, tapi sura-sura hadearon do. Jaga ma hita, ase ulang urahtu mangkatahon Naibata Lang Adil bani dirinta, sifat nasonin aima sifat nalang mampu marmalasniuhur bani goluhni. Anggo ipindahi hanima Ahu humbani Gokni Uhurnima, sai jumpahon hanima do Au. Ujung-ujunni atas kehendak Ni do homa hita gabe anak Sulung (Limbuah) diantara ganup tinompani.

3. Hahonaani
1.       Pohon dikenal dari Buahnya. Goluh ni halak na porsaya na mampu marmalasniuhur pe taridah ma homani bani parlahoni,  seng pitah sebatas pengakuan. Dan pada akhirni menjadi batu sandungan bani hasoman.
2.       Sitaronon aima buah ni parlajoan. Anggo domma madabuh hita hubagas parlajoan anjaha lang tahan, ijai ma hita marsitaronon, halak Kristen tak akan marsitaronon anggo monang do ia bani parlajoan.
3.       Ujian kehidupan sasintongni cara laho mematangkan haporsayaonta sandiri sehinggga dapotan sortali hagulahan ma hita nadob pinarbagah ni Naibata bani namarholong n iuhur bani.
Vik Pdt Dedy Rony Purba S,Th

Selasa, 18 Desember 2012

Bahan Sermon Maleakhi 3:1-4



Allah Telah Menunjukkan Jalan Bagi Kita
Maleaki 3:1-4

1.                   Pengantar
Selamat Advent  buat kita semua , dalam minggu ini kita akan memasuki minggu Advent  yang kedua. Advent sering diartikan dengan persiapan menjelang kelahiran Yesus yang biasanya diwarnai dengan menghiasi gereja dan rumah dengan symbol-simbol natal, dan juga dengan merayakan dengan acara meriah untuk memeriahkan natal, tetapi makna sesungguhnya adalah dengan menghias hati dan mempersiapkan hati untuk menyambut kelahiran sang  Damai.
                Maleakhi Merupakan Nabi Terakhir dalam Perjanjian lama, maleakhi diterjemahkan dengan ”utusanKu” dia adalah seorang yahudi yang saleh yang tingal di Yehuda pada masa pasca pembuangan.  Kepercayaannya yang kokoh menunjukkan perlunya kesetiaan kepada perjanjian (Mal 2: 4,5,8),menentang penyembahan berhala (2:10-12), pencurian persepuluhan  dan persembahan yang menjadi milik Allah (Mal 3:8-10) dan  ketidakadilan sosial (Mal 3:5). Bangsa Israel juga mengalami kesusahan dankemunduran rohani, orang-orng menjadi sinis dan meragukan kasih dan janji-janji Allah, menyangsikan keadilan dan tidak percaya lagi bahwa ketaatan kepada perintahnya itu berguna. Sehingga melalui panggilan maleakhi Allah mengharapkan merka bertobat dari dosa-dosa kemunafikan mereka, sebelum Allah datang dengan hukuman untuk menyingkirkan semua rintangan ketataatan  yang  menghalangi arus  kemurahan dan berkat Allah. Dengan itu Maleakhi dipakai Allah untuk menyampaikan Firman Tuhan kepada Bangsa Israel.

2.       Keterangan Teks
·         Ayat 2, Lihat aku menyuruh UtusanKu, tentu kita sudah tahu ada seorang yang dipakai Allah untuk mempersiapkan  jalan-jalanNya yaitu Yohenes Pembabtis (Yes:40:3, Markus 1:2-3) dalam hal ini Yohanes mengecam kemorosotan moral dan formalitas keagamaan yang kosong.  Dimana Yohenes memepersiapkan jalan Yesus  dengan mengajak bangsa  bangsa kembali kepada Allah sehingga membawa perubahan sikap yang kita sebut dengan lahir baru. Sebab hanya orang yang sudah membenahi diri dan mempersiapkan diri yang dapat menerima  Jesus sebagai  Juru Slamat bagi hidupnya. Dalam ayat 2 ini juga maleakhi juga ingin meyakinkan bansa yang sudah merasa sangsi dan bimbang akan Allah, maleakhi menekankan kepastiankedatangan Mesias. Sebelum Ia datang Ia telah mengutus seseorang untuk membuka jalan. Dan Nubuat ini tergenapi ketika Yohanes Pembabtis tampil sebagai pendahulu Yesus Kristus (Mat 11:10 ; Markus 1:2)
·         Ayat 2-3, siapakah yang akan tahan uji akan hari kedatangannya. Pada aya1-5 menunjukkan kepada kedatangan Yesus yang pertama dan yang kedua, sehingga puncak penggenapannya pada kedatangan Yesus yang kedua dimana Ia akan Mentahirkan (ayat 3) dan datang untuk menghakimi (ayat 3), kedatangannya akan mengusir  orang yang jahat dan hanya orang yang benar akan tinggal (Yes 1:25 ; Yeh 22:17-22)
Kalau kita bandingkan dengan Kitab Zepanya 1:14-18 mengenai hari Tuhan  bias jadi menjadi ketakutan bagi orang yang berdosa tetapi merupakan sukacita  bagi orang yang percaya. Tergantung bagaimana dan siapa kita dihadpan Tuhan. Apakah kita adalah orang yang bersukacita atas kedatanganNya atau justru sebaliknya karena kita belum siap. Dengan itu kita masih mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri pasal kedatanganNya.
  Disebutkan dalam ayat ini bagaimana Allah memilih orang-orang yang akan mendapatkan sukacita tersebut.hari  kedatanganNya seperti  api tukang pemurni logam , semua yang tidak layak akan dilenyapkan , hari kedatanganNya seperti sabun tukang penatu (seperti pembersih pakaian yang membuang yang kotor atau memisahkan yang kotor dan yang bersih) dan selanjutnya Dia akan duduk seperti  yang memurnikan dan mentahirkan logam. Dalam hal inilah Allah akan menunjukkan keadilanNya sebagai pelebur yang akan menjalankan proses pemurnian.
3.       Refleksi
·         Kehadiran Gereja  di dunia ini bisa kita katakan sebagai utusan Tuhan yang akan memperlihatkan kebenaran Tuhan, dan Gereja itu adalah orang-orang percaya. Sudah mampukah kita mempersiapkan jalan bagi Tuhan, membawa orang-orang untuk berbalik kepadanNya?
·         Untuk mampu melakukan suatu perubahan jika dimulai dari diri sendiri, bagaiman kita melepaskan orang jika kita mesih terikat, bagaiman kita menunjukkan jalan jika jalannya belum kita tahu, bagaiman kita member kalau kita sendiri belum mempunyai. Dengan itu marilah kita terlebih dahulu memepersiapkan diri pasal hari kedatanganNya sehingga kita mampu menjadi berkat bagi orang lain.
·         Dalam minggu advent ini marilah kita merenungkan kembali apa yang dinubuatkan Maleakhi yang bukan hanya mempersiapkan jalan Baginya tetapi Allah juga mempersiapkajn jalan bagi kita” Ahu do dalan ampa hasintongan, seng dong na das bani Bapa in anggo lang marhitei Ahu ” inilah alasan kita untuk bersukacita sebab Allah bersedia hadir bagi kita sebagai jalan kepada Menuju kehidupan yang kekal.
Vik.Dedy Rony Purba

Minggu, 02 Desember 2012

Liturgi Natal



A.      LITURGI I  (PENCIPTAAN)
2.       Kejadian 1:3-4 Berfirmanlah  Allah: "Jadilah terang " Lalu terang  itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
3.       Kejadian 1:6 Berfirmanlah  Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air  untuk memisahkan air dari air.
4.       Kejadian 1:8 Lalu Allah menamai  cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua
5.       Kejadian 1:10 Lalu Allah menamai  yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik
6.       Kejadian 1:11 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah  demikian
7.       Kejadian 1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar  untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai t  malam, dan menjadikan juga bintang-bintang
8.       Kejadian 1:20 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk  yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.
9.       Kejadian 1:24 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis i  makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian
10.   Kejadian 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah  diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka
11.   Kejadian 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak ; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas  ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi
2. Liturgi II (Kejatuhan Manusia Kedalam Dosa)
1.       Kejadian 3:1  Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
2.       Kejadian 3:2-3  Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."
3.       Kejadian 3:4-5  Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,  tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat
4.       Kejadian 3:6  Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya
5.       Kejadian 3:8  Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman
6.       Kejadian 3:10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."
7.       Kejadian 3:11  Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"
8.       Kejadian 3:12  Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."
9.       Kejadian 3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."
10.   Kejadian 3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu
11.   Kejadian 3:15-16 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."  Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu."
12.   Kejadian 3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu
3. Liturgi III (Kejahatan Manusia)
1.       Kejadian 6:1-2  Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan , maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka
2.       Kejadian 6:5  Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata
3.       Kejadian 6:6  Maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
4.       2  Raja-Raja 17:7 Hal itu terjadi, karena orang Israel telah berdosa kepada TUHAN, Allah mereka, yang telah menuntun mereka dari tanah Mesir dari kekuasaan Firaun, raja Mesir, dan karena mereka telah menyembah allah lain,
5.       2 Raja-raja 17:8 Dan telah hidup menurut adat istiadat bangsa-bangsa yang telah dihalau TUHAN dari depan orang Israel, dan menurut ketetapan yang telah dibuat raja-raja Israel.
6.       2 Raja-Raja 17:9 Dan orang Israel telah menjalankan hal-hal yang tidak patut terhadap TUHAN, Allah mereka. Mereka mendirikan bukit-bukit pengorbanan di manapun mereka diam, baik dekat menara penjagaan maupun di kota yang berkubu;
7.       2 Raja-Raja 17: 10 Mereka mendirikan tugu-tugu berhala dan tiang-tiang berhala di atas setiap bukit yang tinggi dan di bawah setiap pohon yang rimbun;
8.       2 Raja-Raja 17:11 Di sana di atas segala bukit itu mereka membakar korban seperti bangsa-bangsa yang telah diangkut TUHAN tertawan dari depan mereka; mereka melakukan hal-hal yang jahat sehingga mereka menimbulkan sakit hati TUHAN;
9.       2 Raja-Raja 17: 12 Mereka beribadah kepada berhala-berhala, walaupun TUHAN telah berfirman kepada mereka: "Janganlah kamu berbuat seperti itu!"

4. Liturgi IV  (Janji Keselamatan)
1.       Keluaran 23:20 Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan.
2.       Mazmur 24:9-10 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam,  Dialah Raja Kemuliaan!" Sela
3.       Yesaya 1:25Aku akan bertindak terhadap engkau: Aku akan memurnikan perakmu  dengan garam soda, dan akan menyingkirkan segala timah  dari padanya
4.       Yesaya 1:26 Aku akan mengembalikan para hakimmu seperti dahulu, dan para penasihatmu seperti semula. Sesudah itu engkau akan disebutkan kota keadilan,  kota  yang setia."
5.       Yesaya 1:27 Sion akan Kubebaskan dengan penghakiman yang adil dan orang-orangnya yang bertobat  akan Kubebaskan dengan tindakan yang benar.
6.       Yesaya 30:18 Sebab itu TUHAN menanti-nantikan l  saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya 1  kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi  kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia!
7.       Yesaya 30:26Maka terang bulan purnama akan seperti terang matahari terik dan terang matahari terik akan tujuh kali ganda, yaitu seperti terangnya tujuh hari, pada waktu TUHAN membalut luka umat-Nya dan menyembuhkan  bekas pukulan.
8.       Yesaya 35:3-4 Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut  yang goyah. Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati:  "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan  kamu!"
9.       Yesaya 35:5-6 Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan,  dan telinga orang-orang tuli  akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai;  sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara;
10.   Yesaya 35:10 dan orang-orang yang dibebaskan  TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita  abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

5. Liturgi V (Kelahiran Yesus)
1.       Yohanes 1: 1-3 Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah  Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan
2.       Yohanes 1:4-5 Dalam Dia ada hidup   dan hidup itu adalah terang  manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan   dan kegelapan itu tidak menguasainya.
3.       Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya,  yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia  dan kebenaran.
4.       Matius 1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
5.       Matius 1:26-27 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel  pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
6.       Lukas1:28-29 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai , Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
7.       Lukas 1:30-31 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
8.       Lukas 1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
9.       Lukas 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus  akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi  akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
10.   Lukas 2:10-12 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat,  yaitu Kristus, Tuhan di kota Daud. Dan inilah tandanya  bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan